Memahami Jenis Arsitektur

Ketika mendesain, seringkali keinginan klien mempunyai kekhasannya sendiri, dibanding dengan idealisme yang dimiliki Arsitek.  Hal ini bisa disebabkan tingkat pengalaman ruang yang dimiliki ke 2 pihak berbeda. Persepsi ‘bagus’ berbeda dalam pandangan 2 pihak. Perlu penjelasan dari Arsitek, selain itu tentunya menjadi tuntutan bagi arsitek untuk memiliki pandangan luas dan merasakan pengalaman ruang lebih lagi.

Ada kalanya untuk soal Style, Klien menyerahkan penuh kepada Arsitek. Selama secara fungsi dan dirasa cukup nyaman.  Menghadapi yang ini, akan lebih baik jika arsitek memberi sedikit pandangan tentang gaya-gaya arsitektur. Barangkali ini bisa memberi masukan, memberi wawasan tentang arsitektur.

—————

Barangkali secara sederhana, Gaya Arsitektur bisa digambarkan sebagai berikut :

Jika Desain didasari filosofi dasar arsitekturnya ;  paling tidak ada 3, dan tidak skedar hanya rumah.  1. bernilai arsitektur tradisional, 2. Arsitektur modern, 3. Arsitektur post-modern.  Masing2 berdasarkan filosofi pemikiran yang dilatar belakangi kondisi zamannya masing-masing.

Ada Arsitektur yang dikhusukan pada tradisi membangunan rumah pemukiman yang bersifat lokal, disebut sebagai Arsitektur Vernakular. > Membangun dengan nilai aturan lokal, mengantisipasi kondisi alam lokal, dengan bahan lokal, dibuat oleh masyarakat setempat, pertimbangan ekonomi setempat, dan dengan cara dan teknologi yang ada di daerah tsb. Arsitektur vernakular berhubungan dengan Arsitektur tradisioal, tapi tidak termasuk bangunan-bangunan tradisional yang mewah/besar, seperti Candi, kuil atau Istana.  Menggabungkan arsitektur vernakular dengan perkembangan wacana kemajuan jaman, bisa disebut Arsitektur Neo-Vernakular. Misal adanya perkembangan matrial bangunan dan memasukan unsur teknologi baru, namun nilai-nilai dasar dan citra lokal tetap dipertahankan.

Ada juga lebih dikhususkan lagi pada kondisi iklim: seperti arsitektur tropis, yang dikhususkan untuk mencari kenyamanan dalam mengendalikan suhu, kelembaban, hujan, dan kontrol cahaya matahari daerah tropis, dengan menekankan solusi pada bentuk desain. Cara mengenalinya seringkali digeneralisir pada bentuk atap, meski tidak selamanya demikian. Arsitektur tropis, akan beda dengan kondisi gurun atau daerah dingin.

Jika melihat dari pembangunnya, ada yang dibuat oleh masyarakat, dan oleh Pengembang. Pembangunan oleh pengembang akan masuk pada wacana Real Estate property.
Umumnya, pengembang akan membuat perumahan berdasar analisa kebutuhan dan kelayakan investasi. Ada beberapa jenis yang dikenal umum: Rumah Sangat Sederhana (RSS), Rumah Sederhana, Type menengah, Type mewah, Type eksklusif, dan Rumah Susun, Apartment, Kondominium.

———-

http://en.wikipedia.org/wiki/Postmodern_architecture
http://en.wikipedia.org/wiki/Vernacular_architecture

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s